Tradisi “Ujung” yang menyenangkan

September 22, 2009 at 9:40 pm (Nostalgia)

kupat

Setiap lebaran tiba,aku selalu kangen dengan tradisi “Ujung”. Ujung adalah nama lain dari silaturahmi.Ujung adalah tradisi silaturahmi,sungkem,saling mengunjungi di hari lebaran untuk saling bermaap-maapan. Ketika aku kecil

saat yang kunantikan adalah ujung berkeliling ke tetangga.Aku bersama kawan kawan sebaya berkunjung ke setiap rumah untuk silaturahmi.Tujuan utamanya adalah mencicipi semua makanan enak. Syukur-syukur dapat “Fitrah” alias dikasih uang.
Kami hafal rumah mana saja yang menyediakan makanan enak.siapa saja yang

memberi fitrah,dan siapa saja tuan rumah yangmenyebalkan alias memberi wejangan terlalu lama.
Prosesi ujung kami adalah penunjukan siapa di antara kami yang akan mewakili sungkem ke tuan rumah.Kemudian wakil kami itu melakukan sungkem pertama dan mewakili kami semua untuk memohon maaf atas

kesalahan yang kami buat dan mengucapkan selamat idul fitri. Kata-kata yang diucapkan kira-kira begini : ” Kulo kaliyan rencang-rencang badhe ngaturaken sugeng riyadi,sedoyo kalepatan nyuwun pangapunten.mugi kalebur ing dinten riyoyo punika.” Terjemahan bebasnya adalah :,”Saya bersama teman-teman mengucapkan selamat hari raya idul Fitri,semua kesalahan mohon dimaafkan,semoga dosanya lebur(hilang) di hari raya ini.”
Kemudian sang tuan rumah menerima sungkem kami dan memberi wejangan-wejangan kepada kami.
Ada beberapa rumah yang menjadi “musuh” kami karena tuan rumahnya selalu memberi wejangan yang terlalu lama dan membosankan.Salah satu musuh kami adalah simbahku alias kakekku,wejangannya terlalu lama.
Tradisi ujung ini dilakukan pada lebaran hari kedua.Setelah paginya ujung

dengan keluarga besar,sorenya kami berkumpul untuk ujung berkeliling desa.
Dalam ingatanku,tradisi ujung itu selalu menyenangkan.Banyak kejadian lucu yang selalu terkenang.Salah satunya adalah ketika wakil kami sungkem dan tuan rumah takzim mendengarkan,aku dan temanku mengambil makanan yang enak,dimasukkan ke baju kemudian kami keluar pelan-pelan dan kabur.Hasilnya nanti dimakan rame rame..hehe..
Tradisi ujung akan selalu kurindukan…

Kreo, 22 September 2009

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

QZRUH vs JOXZIN

Mei 19, 2009 at 4:51 pm (Nostalgia)

tugu jogjaHampir di setiap kota dan setiap jaman selalu ditemukan fenomena gank(geng). Beberapa saat lalu di Bandung marak pemberitaan tentang geng motor. Di Jogja sekitar tahun 80an sampai 90an bahkan sampai sekarang masih juga ditemui geng-geng yang berisi remaja lengkap dengan dinamika kenakalannya.Dengan sedikit pengetahuanku dan ingatanku aku mencoba menuliskan tentang dua geng besar yang sempat menguasai jalanan Yogyakarta,dua geng yang melegenda itu adalah QZRUH dan JOXZIN. Mari kita bahas dari berbagai factor.

*sejarah
QZRUH adalah singkatan dari Q-ta Zuka Ribut Untuk Hiburan.entahlah siapa yang pertama kali mendirikan.QZRUH sering disingkat dengan QZR atau cah Qezer.Secara teritori QZR menguasai wilayah utara Jogja. Tongkrongan yang diyakini tempat awal terbentuknya QZR adalah di bioskop President (sekarang Galeria Mall) dan wilayah Terban. Pentolannya disini adalah orang berinisial DRT (alm), nama yang melegenda di Jogja.

JOXZIN adalah singkatan dari Joxo Zinthing.Tetapi konon nama Joxzin berawal dari kata Pojox Benzin,yaitu tongkrongan anak2 Kauman yang nongkrong di pojok alun-alun. Joxzin sering disingkat dengan JXZ. Secara teritori daerah selatan Jogja mulai malioboro ke selatan dikuasai oleh JXZ. Sebutan yang cukup popular bagi JXZ adalah “cah 14” (yang sebenarnya berawal dari huruf JXZ yang mirip dengan angka 7X2) Pentolan-pentolan JXZ berasal dari Kauman dan Kota Gede.Beberapa nama yang melegenda adalah SRGT, CA, H dan banyak yang lain.

*Latar belakang social dan agama
-QZRUH sering diidentikkan dengan kaum berada,kaum berpunya,walaupun tidak semuanya benar.QZR diidentikkan dengan kaum mapan.Salah satu tongkrongan mereka yang elit adalah di diskotek CH (Crazy Horse).CH sekarang menjadi JJ(Jogja Jogja).Jalan Solo juga sempat menjadi kekuasaan QZR Sementara walaupun anggota QZR yang muslim tetaplah mendominasi tetapi anak2 non muslim cenderung memihak atau bergabung dengan QZR.Mungkin karena kebetulan warga nasrani memang lebih banyak yang tinggal di daerah utara. Selain itu juga karena pergaulan..Tidak mutlak yang nasrani bergabung dengan QZR,karena banyak anggota JXZ beragama nasrani.

-JOXZIN adalah kebalikan dari QZR.Kebanyakan anak2 JXZ adalah kaum menengah ke bawah walaupun banyak juga yang berada. Basis utama JXZ adalah para santri,mengingat daerah selatan memang terdapat banyak pesantren. Dengan latar belakang seperti itulah maka anak2 JXZ dikenal nekat dan kadang tanpa perhitungan.Tongkrongan mereka adalah di Kota Gede dan Kauman.

*Identitas
-Warna kebanggaan QZR adalah putih atau kadang merah. Jika motornya beratribut putih dapat dipastikan itu adalah motor QZR

Warna ijo pupus identik dengan JXZ.Jika ada konvoi motor berwarna ijo pupus,minggirlah daripada kena sangkur,bung!!!
* Afiliasi Politik
- QZR sering diidentikkan dengan pendukung PDI atau Golkar.Beberapa pentolan QZR memang menjadi anggota satgas partai tersebut. Bahkan pentolan-pentolan salah satu ormas Golkar,PP (Pemuda Pancasila) kabarnya adalah pentolan-pentolan QZR juga,tetapi untuk kebenarannya saya tidak tahu. Tetapi memang untuk partai PDI,satgasnya rata-rata adalah pentolan QZR.
- JXZ tentunya identik dengan partai hijau alias PPP. Kantung massa Joxzin adalah di Kauman,Kota Gede,dan Karangkajen yang mayoritas adalah kantung utama pendukung PPP. Satgas PPP adalah pentolan-pentolan JXZ.Tetapi sebagian anggota JXZ ada yang masuk ke PDI.Jarang sekali JXZ yang aktif di Golkar.

*Modus Operandi
- Konvoi
Bentrokan atau perkelahian QZR vs JXZ sering terjadi secara frontal. Biasanya mereka
memanfaatkan momen tertentu seperti tahun baru,takbiran,dsb. Dengan berkonvoi dan
tentunya siap senjata tajam mereka sering bertemu dan pastinya akan terjadi perang.
Yang sering terjadi adalah konvoi JXZ sering memasuki wilayah kekuasaan QZR.
Biasanya jalan Solo adalah sasaran serangan konvoi JXZ .Setelah berkonvoi di selatan
biasanya mereka melewati jalan Solo untuk memulai keributan.
Jarang terjadi QZR yang menyerang wilayah kekuasaan JXZ.

- Ninja
Cara ini sangat popular di kalangan gang. Sebutan ninja adalah kata lain dari menyerang musuh secara diam diam dan mendadak alias secara tiba-tiba tanpa musuh tahu. Dengan kata lain mereka membacok musuhnya dari belakang. Aku punya beberapa kenalan dari JXZ yang terkenal sebagai “Dokter Bedah JXZ” karena seringnya mereka melukai orang dengan bacokan pedang.
Modusnya adalah mereka menggunakan motor mengintai musuh dan membacok dari belakang. Aku pernah mendengar secara langsung dari mulut “Dokter Bedah” itu bahwa latihan mereka adalah membacok orang yang “pecicilan” di jalan,walaupun korban itu tidak bersalah.Latihan itu adalah ujian untuk memberanikan diri dan membuktikan diri sebagai “Dokter Bedah”

- Grafitti
Ini adalah cara paling dasar untuk menunjukkan eksistensi.Menulis grafitti nama gang mereka di tembok dengan cat atau pylox.Mereka konvoi dan menulis nama gang dengan huruf besar serta nama sendiri atau inisialnya di bawahnya atau sampingnya ,misalnya QZR Cebonx, JXZ kuntet, dll. Atau ketika konvoi kebetulan menemukan tulisan geng musuhnya maka mereka mencoretnya atau diberi tanda silang dengan pylox dan diganti dengan nama gengnya sendiri serta namanya.
Warna pyloxnya tetap hijau untuk JXZ, dan putih atau merah untuk QZR.

*Serba Serbi
- QZR sering meneriakkan slogan : 1 liter bensin 10 kepala Joxzin, Sekali tebas mati cah 14

- JXZ sering meneriakkan slogan : sekali kayuh 10 kepala Qzruh

- Kecamatan Wedi,Klaten pernah diobrak abrik oleh puluhan atau ratusan pemuda bermotor yang ditengarai adalah anggota QZR Prambanan.Gara-garanya ketika anggota QZR ngapel diganggu pemuda setempat.
- Di Muntilan juga seperti itu kejadiannya.

- Pernah terjadi keributan di diskotik CH yang mengakibatkan ditembaknya seorang pemuda yang ternyata anggota WARKOP (Warung Kopi/Warung Koboi)

- Underbouw QZR adalah geng sepeda ZARAF(ZRF)
- Underbouw JXZ sebelum HUMORIEZT(HRZ) nongol adalah geng sepeda KEPROEX (KPX)
- SMA yang sebagian besar basis massa QZR adalah BOSA(Bopkri I),BODA Bopkri (II) SMA 6,SMA 9

- SMA yang sebagian besar basis massa JXZ adalah MUHI (Muhammadyah I) , MUHA,dll
- Kesamaan QZR dan JXZ adalah rata-rata mereka anti etnis China hehe..

mungkin ada yang mau nambahin…tulisan diatas mungkin tidak lengkap dan tidak valid,karena hanya berdasar ingatan dan isu2 pada masa itu.

Cebonx @ mampang, 19 mei 2009

Permalink 277 Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.