Mimpi Rumah Baca


“Jangan curang,aku dulu yang ngambil tadi”,seru Candra.
“Enak aja,aku kan yang baca duluan”,balas Endah.
“Sudah,sudah.Gantian aja bacanya,jangan berantem”aku melerai.
Candra yang masih kelas 3SD,anak mantan kepala desa itu bersungut sungut.
Kemudian dia mengambil komik Donald Bebek dan segera larut dalam bacaannya.
Endah,anak pakde Darto sang penarik becak itu tersenyum dan kembali tertawa membaca komik Dora Emon.
Wawan dan yanto sudah membayangkan dirinya akan menjadi pemain sepakbola terkenal saat membaca Captain Tsubasa
Rina yang selalu menempati ranking 3 besar di sekolahnya sedang asyik membaca Seri Tokoh Dunia.
Danang yang pipinya gembul mengernyit keningnya membaca Trio Detektif sambil salah satu tangannya menarik narik bibir bagian bawahnya.
Aku tersenyum geli melihat gaya membacanya.Pikirku pasti dia sedang membayangkan dirinya menjadi Jupiter Jones,tokoh dalam buku Trio Detektif yang sedang dibacanya
Di teras rumahku,anak anak asyik membaca buku dan komik kesukaannya.Sesekali mereka tertawa ketika membaca komik yang lucu.Sesekali mereka bertanya tentang kata kata yan
g belum mereka mengerti pada adikku yang mendampingi mereka.
Mereka asyik membaca komik,cerita rakyat,buku pengetahuan,bahkan juga buku pelajaran.
Aku lihat ada beberapa anak dari kampung lain ikut membaca dan bergembira disini.
Sedang yang sudah remaja atau ABG asyik membaca novel dan cerita remaja.
Ya,
dikamarku yang terletak terpisah dengan rumah utama,anak kecil dan remaja berbaur membaca buku dan komik.
Ketika aku masih duduk di bangku SMA,kamar itu menjadi tempat berkumpul kawan kawanku satu kampung.Kamar dimana kami bebas menuang air api.Kami bebas untuk mempertaruhkan uang dalam kepandaian memainkan kartu.Kami bebas menghisap daun aceh yang membuat tertawa sepanjang malam.
Sekarang di kamar yang pernah menjadi bagian lembaran hitam dalam duniaku itu dipenuhi rak-rak yang penuh berisi buku-buku,komik,majalah untuk anak-anak dan remaja.
“RUMAH BACA ROSINANTE” kuberikan nama pada kamarku yang penuh buku,komik dan majalah itu.
nama Rosinante ku ambil dari nama kuda Don Quiote.
Biarkan terkubur lembaran hitam hidupku yang pernah terjadi dikamarku itu.Aku tidak akan menyesalinya.Sekarang kamarku menjadi sumber inspirasi dan imajinasi anak anak di kampungku,bahkan dari kampung lain.
Dengan Rumah Baca itu aku ikut membantu anak-anak dan remaja yang ingin membaca secara gratis.Aku hanya memfasilitasi,memberi tempat pada mereka untuk menumbuhkan semangat membaca,mencerdaskan diri mereka sendiri.
Aku tersenyum bahagia.Kurebahkan kepalaku di pangkuan mami.Dielus elusnya rambutku sambil memandang aku dengan penuh bangga .
Aku tertidur dan bermimpi Papi tersenyum padaku…

Semoga impian itu cepat terwujud….
Amin

Hanta Cebonx
Dec,27,’05@wds
bermimpi mendirikan Rumah Baca di Ngentak Wedi Klaten

One thought on “Mimpi Rumah Baca

  1. salam kenal.,. saya berumah di Manisrenggo, Klaten. (Pas blog walking ketemu sama blog ini) Hmm…punya mimpi yang sama juga, bikin rumah baca di Manisrenggo🙂 Berharap semoga kita bisa lebih banyak share..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s