November rain


kuketik huruf demi huruf di keyboard ditingkahi rintik hujan malam ini seiring rintik sedih di hatiku.
hujan…
hmm dulu aku begitu menantikan hujan.
Betapa cerianya ketika berlari di tengah guyuran hujan,betapa nikmatnya bermain bola dan lumpur di tengah hujan.
Dan betapa segarnya bau tanah basah sehabis disiram hujan.
Aku rindu masa indah itu
aku rindu masa kecilku..ketika hidup tidak terjebak rutinitas.
Ketika target tidak menjadi beban.
Aku rindu ketika kaki kecilku bebas berlari menyusuri kebun2 desa,ketika jernih air sungai menjadi tempat nyaman ikan-ikan buruanku.
Betapa segarnya udara terasa ketika duduk di bawah rindang pohon di pinggir hamparan hijau padi ditingkahi ceracau emprit yg terbang bebas.
Aku rindu mengejar bola di tengah sawah kering habis dipanen saat matahari redup condong ke ujung pandangan…
Akan terus kukenang kala bermain jamuran bersama teman masa kecilku di bawah terang purnama yang membulat indah.Aku selalu suka pada bulan purnama,terangnya begitu magis…
Kenangan itu begitu jernih terekam di anganku sejernih air sumur tetanggaku yang sering kuminum setelah lelah berlarian bermain dengan teman-temanku..
Mendung kian gelap.
Jakarta beberapa hari terakhir ini begitu gelap oleh mendung
semendung hatiku….
aku mau pulang…………

cebonx
nov rain@wds

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s