Tentang Berita Kelahiran


Beberapa bulan terakhir ini aku sering mendapat kabar gembira entah melalui sms atau email yang mengabarkan kelahiran anak dari kawan-kawanku.
Aku turut berbahagia untuk mereka.
Bukankah salah satu tujuan menikah adalah untuk melanjutkan keturunan alias beranak pinak hehe.
Betapa berbahagianya mereka yang telah menghasilkan keturunan setelah menikah.
Ada yang perlu menunggu waktu beberapa bulan atau tahun untuk memastikan istrinya hamil.
Ada juga yang sistem hibrida,alias baru menikah 3 bulan tiba-tiba sudah punya anak.
Sistem hibrida ataupun harus menunggu lama ujung-ujungnya adalah kebahagian memperoleh keturunan entah dengan cara melahirkan normal ataupun cesar.

Aku teringat mantan bosku di perusahaan terdahulu tempat aku bekerja,sudah menikah lima tahun tapi belom juga diberikan momongan.
Berbagai usaha dilakukan,seperti menjalani terapi,minum obat-obatan,dsb,tetapi sampai sekarang masih belum menghasilkan keturunan.
Lain halnya dengan saudaraku,Sempat mengalami kehamilan tetapi harus keguguran ketika usia kandungannya berusia satu bulan.Setelah ejadian itu sampai sekarang saudaraku yang berumur 36th belum juga bisa hamil.

Kemudian aku teringat beberapa kawanku waktu SMA dan kuliah.
Ketika pacaran mereka sudah hamil akibat perilaku seks pra nikah.Entah memang sengaja,atau belum tahu ada tekhnologi yang bernama kondom ataupun karena “gosong” alias telat ngangkat.
Sebagian dari mereka ada yang yang melaksanakan program LKMD alias Lamar Keri Meteng Dhisik (Lamar belakangan,hamil duluan) dan lenjutkan ke jenjang pernikahan.
Sebagian dari mereka akhirnya menggunakan cara aborsi dengan berbagai resikonya.
Ada salah satu kawanku yang harus aborsi sampai dua kali.
Bahkan tetanggaku ada yang menikah dengan sistem “lotere” alias memilih suami dengan cara diundi karena saking banyaknya lelaki yang nitip sperma ke rahimnya.Ini kejadian nyata,bung !!
Makanya kawan,berhati-hatilah menggunakan alat kelaminmu !!!

Betapa sangat kompleks kehidupan ini ya?
Ada yang berusaha mendapatkan keturunan dengan berbagai upaya yang kadang harus melakukan tindakan yang tidak masuk akal seperti harus bersemedi di tempat keramat,atau melakukan usaha medis dengan biaya puluhan juta.
Ada yang dengan gampang sekali memutuskan melakukan aborsi dengan resiko mungkin tidak bisa hamil lagi atau malah kehilangan nyawa.
Maka berbahagialah yang bisa mendapatkan keturunan.Tidak semua orang dikasih kepercayaan Tuhan untuk dititipi anak.

Mampang,
Tue,180308

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s